Berita

Belimbing Wuluh

Belimbing Wuluh






Meski berukuran kecil, manfaat belimbing wuluh ternyata begitu besar. Beragam kandungan nutrisi di dalam buah ini baik untuk kesehatan tubuh, mulai dari memelihara kesehatan jantung hingga mempercepat penyembuhan luka.

Belimbing wuluh merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Karena rasanya yang asam, manis, dan getir, buah ini kerap dijadikan sebagai bahan masakan untuk berbagai macam makanan.

Selain menambah cita rasa masakan, nutrisi yang terkandung dalam buah belimbing wuluh memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Buah ini juga mengandung kandungan nutrisi yang mirip dengan buah belimbing. Belimbing wuluh juga mengandung vitamin B dan beragam jenis antioksidan, seperti lutein, zeaxhantin, dan flavonoid.

Berikut ini adalah beberapa manfaat belimbing wuluh untuk kesehatan yang dapat Anda peroleh:

·         Mengontrol kadar gula darah

·         Mempercepat penyembuhan luka

·         Memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah

Berbahaya bagi Penderita Gangguan Ginjal

Meski memiliki banyak manfaat untuk tubuh, ternyata tidak semua orang boleh mengonsumsi buah belimbing wuluh. Berbagai penelitian menunjukan bahwa konsumsi belimbing wuluh dapat menyebabkan efek berbahaya bagi mereka yang memiliki penyakit atau gangguan ginjal. 

Hal ini dikarenakan buah belimbing, baik belimbing wuluh maupun belimbing biasa, memiliki senyawa yang disebut caramboxin. Pada orang dengan kondisi ginjal yang sehat, senyawa ini mudah dikeluarkan dari dalam tubuh. 

Namun, bagi mereka yang memiliki gangguan fungsi ginjal, senyawa caramboxin akan sulit atau bahkan tidak bisa dikeluarkan dari tubuh. Akibatnya, racun ini akan menumpuk di dalam tubuh dan bisa menimbulkan gangguan saraf.

Keracunan buah belimbing wuluh maupun belimbing biasa dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti cegukan dan kejang. Bahkan, pada beberapa kasus yang bersifat serius, keracunan belimbing dapat menyebabkan kematian.

Berita

Daun Lumai/Leunca

Jambu Biji

Daun Andong

Cabe Jawa

Bunga Pukul Empat

Wijaya Kusuma