Guru SMP N 12 Surakarta memanfaatkan daun kering untuk di jadikan karya lukisan
Pokja Biopori membuat alat untuk membuat micro biopori, oleh karena banyaknya sampah organik di SMPN 12 Surakarta, dan terbatasnya alat komposter maka pokja biopori berinovasi untuk membuat alat pelubang dari botol bekas, alat ini digunakan untuk membuat lubang di sekitar
Membuat kompos dari dedaunan yang jatuh dari pohon2 di sekitar sekolah, pokja komposting Rutin membuat kompos, dan hasil kompos digunakan oleh pokja taman untuk memupuk tanaman secara berkala.
Pemilahan di bank sampah SMP Negeri 12 Surakarta dilakukan secara berkala.
Smp Negeri 12 Surakarta merupakan sekolah ramah anak, yang terus berusaha menciptakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan anak, memberikan layanan pendidikan yang tidak mendiskriminasi, dan melindungi anak dari kekerasan fisik.
Ikut serta dalam memperingati HUT Dharma Wanita ke -21 Dinas Pendidikan Kota Surakarta
Kegiatan guru dan karyawan saat pandemi, untuk menjaga kesehatan tubuh. Goes di lakukan rutin untuk menjaga imunitas tubuh bagi seluruh guru dan karyawan SMP Negeri 12 Surakarta.
Lomba menanam untuk mengajarkan siswa/siswi SMP Negeri 12 Surakarta untuk terus peduli dengan lingkungan, dan mengajarkan pentingnya menanam.















-100x100.jpg)
